Teringat masa-masa
putih biru
Yang saat itu aku
mengenal cinta,
Aku mengenal mak
comblang,
aku pun jadi mak
comblang,
dan akhirnya aku
sendiri yang jatuh ke mak comblang itu
Aku mengenal
sahabat
Yang saat itu
mereka masih labil dan selalu belikan,
Aku mengenal
musuh,
Yang musuh itu
adalah orang yang aku harap,
Aku merasakan
cinta bertepuk sebelah tangan,
Aku merasakan
semua orang memusuhiku,
Aku nangis karena
di Bully,
Aku gembira karena
sahabat,
Aku takut karena
musuh,
Aku pendiam karena
musuh,
Dan sampai saat
ini musuh ku tetap jadi musuh.
Tidak!!!
Sebenarnya kita
teman,
Tetap menjadi
teman,
Namun tak pernah
saling bicara,
Yang bagiku itu
semua menyakitkan,
Bahkan lebih sakit
jika di ingat.
Andai waktu dapat
ku putar,
Aku akan merubah
semuanya menjadi indah,
Bahkan lebih
indah...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar